Rabu, 17 Oktober 2018

Toyota Rush Buatan Indonesia Digemari Negara Lain, Ini Buktinya

All New Toyota Rush
Promo toyota rush bandung dp dan cicilan murah
Liputan6.com, Jakarta - Toyota Indonesia baru saja menorehkan pencapaian kinerja ekspornya selama 30 tahun, yang berhasil menembus angka lebih dari 1 juta unit. Tidak hanya itu, performa pengiriman mobil Toyota ke luar negeri tahun ini juga terbilang positif.

Tercatat, dari Januari hingga Juli 2018 PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), berhasil mendistribusikan kendaraan sejumlah 117.200 unit. Volume ini meningkat 1,3 persen, dibanding periode yang sama pada 2017 lalu, sebesar 115.800 unit.

"Performa ekspor Toyota sempat tertekan pada semester pertama, karena situasi regulasi di negara tujuan ekspor," jelas Edward Otto Kanter, Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, saat ditemui di Tanjung Priok, Rabu (5/9/2018).

Namun dengan dukung pemerintah, lanjut Edward performa ekspor Toyota sudah kembali berangsur membaik. Dan diharapkan, dapat kembali normal tidak lama lagi.

"Pada umumnya tren ekspor pada semester dua lebih baik dari pada semester pertama, oleh karena itu kami optimistis bisa mencapai pertumbuhan ekspor sebesar 10 persen seperti yang kami targetkan di awal tahun," tegasnya.

Pertumbuhan ekspor terbesar dicatatkan oleh Toyota Rush yang diproduksi PT Astra Daihatsu Motor (ADM), yang merupakan bagian dari Toyota Group di Indonesia. Sejak April 2018, Toyota Rush mengalami perluasan ekspor secara bertahap ke Asia, terutama Filipina, Timur Tengah serta negara berkembang lainnya. Sebelum ekspansi ekspor ini, Toyota Rush hanya diekspor ke Malaysia.
Untuk diketahui, selain dalam bentuk utuh (CBU), PT TMMIN juga mengekspor kendaraan terurai (Completely Knock-Down atau CKD) sebanyak 25.500 unit, komponen kendaraan sebanyak 54 juta buah, mesin tipe TR sebanyak 26.100 unit, dan mesin tipe NR sejumlah 64.500 unit.
"Produk ekspor Toyota telah memenuhi standar emisi EURO IV dan VI, sesuai dengan permintaan masing-masing negara tujuan. Tidak hanya untuk produk ekspor, TMMIN siap menyediakan kendaraan dengan standar EURO IV atau VI jika pasar Indonesia menghendaki," ujar Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT TMMIN di tempat yang sama.